Seblak Ceker campur Sayur

Pertama kali makan Seblak 6-7 tahun lalu, dikenalin sama teh Fatimah. Heran juga kenapa ada cemilan bahan dari kerupuk mentah yang dimasak dengan bumbu campuran Cabe Rawit, Kencur dan bawang Putih. Teh Fatimah masaknya dengan bahan dan bumbu itu saja.

Lama kelamaan ketika menu Seblak mulai rami dijual di pinggir jalan, aku mulai suka rasanya. Bumbu Kencur yang tadinya aneh dengan lidah Bugisku mulai bisa menerima. Akhirnya jadi menu yg kerap aku masak di dapur dan dinikmati rame-rame dengan tetangga atau keluarga yang ngumpul dirumah.

Seblak yang aku buat biasanya aku tambahkan aneka jenis sayur. Seperti Wortel dan Kol plus irisan daun Seledri dan Bawang Daun. Kalo Seblak yang dijual pakai tulang ayam atau Ceker. Kalo aku suka ditambahkan Bakso dan Mie. 

Seblak yang ini aku masak khusus buat Keiko chan. Dia ngundang beberapa teman untuk main kerumah dihari Sabtu. Seblaknya aku tambahkan Ceker Ayam 1 kg plus Wortel, Kol, Seledri dan Bawang Daun. Bumbunya seperti biasa, Kencur, Cabe Rawit dan Bawang Putih, aku tambahkan sedikit Lada bubuk biar wangi. Kerupuknya aku masak dulu setengah matang baru dicampur bumbu yang udah ditumis dan sayurnya. Karena suka agak kental kuahnya aku tambahkan sedikit tepung Tapioka yg dicampur sedikit air. Masukkan sesaat sebelum kompor dimatikan.

Rasanya pedes tapi anak-anak suka, senang kalo masak dan mereka nikmati sampai habis


Comments

Popular Post